mutiavco

TESTIMONI the true story

Alhamdulillah beberapa waktu lalu dengan ijin Allah saya mendapat ujian berupa SAKIT HERPES. Gejala awal yang saya rasakan, badan demam (nggregesi) dan di bagian yang kena herpes itu, awalnya melepuh seperti terkena air panas, setelah itu pecah dan bernanah rasanya gatal dan perih sekali. Kemudian saya periksakan ke dokter spesialis kulit dan diberi bermacam-macam obat yang jumlahnya cukup banyak  tetapi efek terhadap penyembuhan luka terasa lama.

Saya minum MUTIA  VCO sehari 3 X 2 sendok makan, juga saya oleskan di bagian yang terkena herpes.  Alhamdulillah setelah pemakaian lebih kurang 3 minggu penyakit herpes yang saya rasakan sembuh total dan yang membuat saya bersyukur sekali tidak meninggalkan bekas sama sekali.

- Sri Yuniarti,  33 Th, Pegawai Swasta, Yogyakarta

Saya mengalami SAKIT MAAG sudah 1 tahun. Keluhan yang paling sering saya alami sepanjang tahun itu adalah rasa nyeri pada perut jika terlambat makan, mual, seperti mau muntah, perut terasa makin sakit jika beban pikiran makin berat. Pengobatan ke dokter sudah beberapa kaii saya lakukan. Akhirnya saya merasa bosan jika minum obat terus-menerus yang tiada kunjung hasilnya. Kemudian saya mencoba beralih ke obat tradisional tapi tetap belum sembuh juga, akhirnya saya membaca Majalah Trubus  yang banyak memuat tentang khasiat VCO.

Alhamduiillh saya mengenal MUTIA VCO dari teman di kantor kemudian saya konsumsi sehari 3 X 2 sendok makan rutin setiap hari lebih kurang 3 minggu  (hampir 1 bulan) penyakit maag saya sembuh, perut sudah tidak terasa nyeri lagi dan badan terasa segar dan enerjik sepanjang hari.

-T. Widodo 43 Th, PNS, Kuion Progo, Yogyakarta, Hp : 088827983xx

Saya mengalami SAKIT HEPATITIS lebih kurang 5 bln yang  sebelumnya telah didiagnosis oleh dokter bahwa virus ini merupakan kanker hati yang secara perlahan dan pasti akan merusak organ hati dan berakibat serius jika tidak segera diobati. Keluhan yang sering saya alami badan lemas, badan lebih cepat lelah,  sering terasa sakit di otot , mudah pusing, sering tidak tahan terhadap hawa dingin, jika kondisi tubuh drop (menurun) atau kelelahan  maka pada kuku akan berubah berwarna kuning, dan mata juga berwarna kuning, tubuh menjadi semakin kurus, pernah mencoba menanyakan harga obat untuk hepatistis harganya 1 juta-an dan hanya untuk 1x  minum, sungguh terasa berat buat saya.

Alhamdulillah, saya mengenal MUTIA VCO dari iklan di Majalah Tarbawi, setelah minum MUTIA VCO sehari 4 x 2 sendok makan selama 2 bulan, maka gejala-gejala sakit yang menyertai  penyakit hepatitis perlahan-lahan mulai berkurang dan sembuh, saya merasakan badan benar-benar fit tidak gampang capek lagi, hawa dingin yang dulunya tidak tahan sekarang sudah tidak lagi, mata dan kuku yang dulunya jika kelelahan menjadi berwarna kuning sekarang sudah normal lagi.

Mardi Nugroho, SS, 36Th, PNS, Kaltim, Hp : 0813257519xx

Saya menderita PENYAKIT STROKE selama hampir 15 tahun yang  sebelumnya tinggal di Jakarta sebagai seorang driver  pribadi. Keluhan yang saya derita selama 15 tahun tersebut yaitu tangan susah digerakkan jika digerakkan rasanya nyeri, jika berjalan terasa berat dan terasa lemah sekali dan  susah tidur. Sudah berobat kemana-mana dari dokter sampai obat-obatan alternative juga tetap belum sembuh dan mudah frustasi. Kemudian dapat informasi MUTIA VCO dari seorang tetangga. Setelah mencoba mengkonsumsi MUTIA  VCO sehari 3 X 3 sendok makan selama kurang lebih 2 bulan, maka tangan yang dulunya tidak bisa digerakkan kemudian bisa digerakkan, rasa nyeri hilang, berjalan yang biasanya terasa berat dan tertatih-tatih serta dituntun sekarang alhamdulillah sudah dapat berjalan dengan baik.

- Kasino, 54 th,  Kulon Progo, Yogyakarta

Saya  SAKIT VERTIGO lebih kurang 1 tahun dengan keluhan yang sering saya alami yaitu pada jam-jam tertentu, hari-hari tertentu tidak bisa dipastikan secara tiba-tiba jika SAKIT VERTIGO muncul maka saya merasakan kepala ‘BUYER’ bumi seperti berputar hebat, dan pasti diikuti dengan muntah-muntah, jika bergerak sedikit saja maka terasa ingin muntah terus dan biasanya saya mengendalikan gejala sakit vertigo ini dengan cara berbaring di tempat tidur. Jika terasa sakit akan muncul maka  segera saya bawa  tidur. Sungguh sangat berat sekali jika saya melakukan aktifitas di luar rumah, maka biasanya istri dan anak kami khawatir jika saya pergi sendirian. Pernah pagi sekitar jam 10,  sakit vertigo saya muncul dan terus-menerus muntah sampai mendekati jam 15-an sore dan belum dapat saya kendalikan dan saya dibawa ke Rumah Sakit Sardjito. Kemudian dokter memberi obat vertigo untuk menahan rasa sakit dan dokter menyarankan keadaan tersebut jangan sampai berulang lagi 2 atau 3 x karena bisa berakibat serius.

Saya minum MUTIA  VCO sehari 3 x 3 sdk mkn selama 2 bulan penuh dan Alhamdulillah  penyakit VERTIGO saya  sembuh total, keluhan-keluhan berat seperti di atas selama hampir 1 tahun  sudah tidak ada lagi.

- Jumar,  56 Th, Pensiunan PNS, Yogyakarta,  Telp : (0274) 383XXX

10 tahun saya SAKIT DIABETES MILLITUS type B di mulai pada tahun 1996 pada saat usia saya 30 th. Keluhan selama sakit sama seperti umumnya penderita DIABETES dari sejak saya dinyatakan oleh dokter sakit DM maka dari situlah segala jenis pantangan makan dan minum mulai saya perhatikan sehingga  jika makan dan minum yang berakibat meningkatnya kadar gula dalam darah maka saya jauhi. Saya mengenal MUTIA  VCO dari media internet.

Setelah minum MUTIA VCO sehari  3 X 3 sendok makan, maka Alhamdulillah selama 2 bulan penuh saya minum MUTIA VCO dengan perlahan-lahan dan pasti semua keluhan-keluhan yang menyertai sakit Diabetes saya sembuh total dan kadar gula darah yang biasanya naik turun sebelum minum MUTIA VCO sekarang dalam kondisi normal dan terkontrol secara tetap. MUTIA VCO sungguh-sungguh membantu mengontrol gula darah agar selalu pada kondisi normal. Jika kadar gula darah ini tidak terkontrol dan cenderung naik bisa berakibat serius sehingga dapat menyerang organ-organ vital yang lain yaitu jantung, ginjal, hati, paru-paru, mata dll.

Untuk mempercepat penyembuhan DIABETES MILITUS minum MUTIA  VCO secara rutin, tetap jaga pantangan makan dan minum pemicu kadar gula darah naik sesuai anjuran dokter, dan harus tetap olahraga yang teratur sehingga tubuh selalu dalam kondisi fit. Setelah sembuh sekarang saya tetap minum MUTIA  VCO dengan takaran sehari 2 X 1 sendok makan.

- Bidrian,  41 Th, Pegawai Swasta, Jakarta Selatan,  Telp : 0818836xxx

Dimulai Kurang lebih 6 bulan yang lalu pada kaki kiri saya timbul bintik kecil yang kemudian berubah menjadi luka yang tidak kunjung sembuh. Kemudian saya berobat ke dokter dan dilanjutkan dengan tes darah ternyata hasil tes tersebut menunjukkan bahwa saya positif menderita DIABETES MILITUS (DM).

Setelah saya minum obat dari dokter, kadar gula dalam darah kembali normal dan luka pada kaki mengering, namun masih terasa nyeri terutama pada malam hari dan ini berlangsung lama sehingga berakibat mengganggu  suasana tidur saya.

Pada pertengahan bulan November 2005 adik saya datang dari Yogyakarta membawa sebotol MUTIA VCO ukuran 300 ml, yang kemudian saya minum 3 X 2 sendok makan sehari. Pada bekas luka di kaki juga saya olesi dengan MUTIA VCO. Alhamdulillah dengan ijin Alloh S.W.T baru sehari minum MUTIA VCO terjadi perubahan yang nyata pada diri saya yaitu bekas luka pada kaki  saya sudah tidak terasa nyeri lagi, sehingga saya dapat tidur malam dengan nyenyak, dan sungguh badan terasa segar dan lebih enerjik sepanjang hari.

- Ibu Sisyatmi, 53 tahun, Ibu Rumah Tangga, Dagan Bobotsari, Purbalingga.

Putri saya sakit disertai panas selama dua hari berturut-turut dan terdapat bintik-bintik pada  pergelangan tangan dan sebagian tubuhnya. Dokter memberitahu bahwa putri saya terkena sakit RUBELLA/CAMPAK kemudian  diberikan obat tetapi panas tidak segera turun, kemudian saya dapat informasi dari adik saya agar segera di beri MUTIA VCO, kemudian saya berikan dengan dosis penggunaan 3 X 1 sendok makan yang dicampur susu. Alhamdulillah pada hari itu juga hari ke tiga panas mulai turun, bintik-bintik hilang dan pada hari ke empat putri saya sudah dapat bermain lagi terima kasih MUTIA VCO.

- Intan Dita Angelina (Putri Ibu Sita Aruni, S.Pd), 4 tahun, Surabaya,

Tiga bulan saya mengalami flek-flek putih dan kulit muka yang bersisik (kasar) di sekitar mata setelah sebelumnya  memakai kosmetik yang tidak cocok dengan kulit wajah saya (KETIDAKCOCOKAN KOSMETIK WAJAH). Obat-obatan telah saya coba untuk memulihkan wajah saya tetapi tidak ada perubahan. Saya mengenal MUTIA  VCO dari suami saya yang di dapat dari temannya di kantor. Saya mengobati wajah  dengan cara mengolesi dengan MUTIA  VCO sehari 2 X  setiap pagi dan sore. Alhamdulillah setelah pemakaian  selama 1 minggu wajah saya kembali mulus dan berseri.

Ny. Nono, 26 Th, Jawa Timur, Hp: 08175167XXX

Saya mengalami SAKIT TIPES dengan keluhan badan panas dingin, perut kembung yang  saya rasakan selama 2 hari, sebelumnya telah diberi obat-obatan pereda sakit tipes oleh dokter.  Saya khawatir jika tidak segera sembuh, maka saya akan opname di Rumah Sakit karena gejala belum membaik, kemudian saya coba minum MUTIA VCO sehari 3 X 2 sendok makan yang juga saya gabung dengan obat dokter. Alhamdulillah dalam rentang pengobatan selama 3 hari penyakit tipes saya dengan Ijin Alloh sembuh.

- Bekti Darmono, 31 Th, Pegawai Swasta, Yogyakarta, telp: 0817278XXX

Ini kisah nyata dari jenis penyakit CACAR AIR yang menyerang ke-5 anak kami yang semuanya masih di bawah umur 11 tahun, yang paling kecil masih bayi berumur 9 bulan. Awalnya 2 orang anak kami terserang virus cacar air dengan gejala panas, gatal-gatal, badan lemas, ada bintik-bintik berair pada sebagian tubuhnya selama 2 – 3 minggu-an. Tiga anak saya yang lain juga akan terserang virus cacar air dengan gejala-gejala hampir sama seperti di atas tetapi Alhamdulillah saya teringat MUTIA  VCO sehingga 3 anak saya yang akan mulai terserang virus segera saya minumkan MUTIA  VCO dengan dosis untuk yang berumur  6 th sehari 3 x 2  sdk makan,  berumur 3 th sehari 3 X 1 sdk makan,  yang berumur  9 bln sehari 3 x 2  sdk teh  serta saya oleskan juga pada bintik-bintik cacar air yang akan mulai muncul pada sebagian tubuhnya.

Dengan ijin Allah sangat terasa sekali perbedaannya anak kami yang terserang cacar air tetapi tidak minum MUTIA  VCO mengalami sakit 2 – 3 minggu dengan keluhan panas, gatal-gatal, badan lemas, serta muncul bintik-bintik berair lebih banyak di banding dengan yang minum MUTIA  VCO dan dioleskan, hanya mengalami sakit 3 hari,  bintik-bintik yang keluar pada sebagian tubuhnya lebih jarang, dan sembuh total pada hari ke-4,  Alhamdulillah.

– Putra-putri Ibu Netty Muryani, STP,  Yogyakarta, telp: 7836XXX

Pada awalnya saya hanya mencoba untuk menjaga stamina tetapi sebenarnya sudah hampir 3 tahun bila makan ikan nila (ALERGI IKAN) dalam waktu 10 – 15 menit perut langsung terasa mual, mules, muntah, dan keringat dingin keluar bahkan seperti orang mau melahirkan dan keluhan ini akan hilang setelah lebih kurang 12 jam. Mendapatkan informasi MUTIA VCO dari teman di kantor yang kebetulan menjual produk tersebut. Kemudian setelah kurang lebih seminggu mengkonsumsi “MUTIA” VCO tanpa sengaja Saya makan ikan nila, ternyata rasa sakit yang selama ini muncul jika makan ikan tersebut telah hilang dan sekarang jika sengaja makan ikan nila-pun tidak sakit lagi serta bisa menikmati gurihnya ikan nila tanpa rasa takut lagi.

-  Titi Hermini, 43 Tahun, PNS, Sleman, Yogyakarta,

Telp : (0274) 865xxx -  08157960xxx.

Saya hampir 9 tahun mengalami penderitaan SAKIT ASAM URAT yang tidak tertahankan dengan keluhan yang dirasakan sering pegel linu di setiap persendian setiap bangun tidur, dan jika cuaca dingin atau kedinginan sakit pada persendian semakin terasa. Dokter memberitahu bahwa Saya terkena penyakit asam urat dan telah lama diobati juga belum sembuh. Pada proses penyembuhan dari dokter jika obat habis maka penyakit kambuh lagi demikian seterusnya.

Saya mengenal MUTIA VCO dari tetangga dekat. Kemudian selama kurang lebih 3 bulan saya mengkonsumsi MUTIA  VCO sehari 3 X 2 sendok makan, maka perubahan selama waktu penyembuhan itu adalah jika bangun tidur lambat laun rasa nyeri dan pegel linu berkurang, cuaca dingin yang biasanya semakin menambah rasa nyeri dan pegel linu di setiap persendian Alhamdulillah sudah tidak terasa lagi. Hasil cek  LABORATORIUM terakhir saya dinyatakan bebas asam urat.

- Ibu Martinem, 60 Tahun, Panjatan, Kulon Progo, Yogyakarta

Awal mulanya pada bagian tertentu pada tubuh saya terdapat bintik-bintik selama dua hari. Dokter meberitahu bahwa saya terserang CACAR AIR kemudian pada hari ketiga virus cacar air mulai bereaksi sehingga badan saya terasa demam dan bintik-bintik berubah seperti jerawat berair sehingga menjadikan saya tidak bisa kemana-mana harus terkurung di dalam rumah dengan kurang lebih penyembuhan selama 3 minggu proses pengobatan dari dokter.

Saya teringat MUTIA  VCO pada brosur yang saya dapatkan sebelumnya sehingga saya pada hari kelima mencoba mengkonsumsi MUTIA VCO 300 ml dengan dosis sesuai anjuran pada brosur yaitu 4 X 2 sendok makan untuk pengobatan. Dan kemudian pada hari ke-7 terasa semua bintik-bintik cacar air segera mengering dan secara total sembuh pada hari ke-8. Alhamdulillah kurang lebih 4 hari pengobatan cacar air dengan MUTIA VCO segera terasa khasiatnya dan badanku terasa segar, enerjik  serta juga jarang terserang sakit flu.

- Fadlyan Noor, 21 Tahun, Mahasiswa UGM,  Yogyakarta, Hp : 0817272XXX

Anak laki-laki kami pada awalnya mengalami SAKIT PANAS DAN BATUK selama 3 hari kemudian saya obati sendiri dengan membeli obat di apotek tetapi panas dan batuk masih belum sembuh, kemudian saya bawa ke dokter spesialis anak lalu diberi obat batuk serta antibiotik dan sembuh. Selang 2 minggu kemudian panas dan batuk dengan gejala yang sama muncul lagi, mau saya bawa ke dokter spesialis anak khawatir diberi antibiotik lagi. Alhamdulillah saya teringat MUTIA VCO yang sebelumnya telah mengkonsumsinya, kemudian pada malam hari saya obati dengan MUTIA VCO ditambah MADU dengan dosis 3 X 1 sendok makan dicampur dengan susu dan diminumkan. Alhamdulillah setelah minum anak saya dapat tidur dengan nyenyak dan pada pagi harinya panas turun serta sudah tidak batuk lagi.

- Fahri Maulana Hawali, 2,9 Th, Putra Bpk. Siswahyudi, Yogyakarta

Lebih kurang 2 tahun saya menderita batuk-batuk yang tiada kunjung sembuh. Dokter mendiagnosa saya terkena BRONKITIS. Segala jenis obat telah saya coba tetapi tetap belum sembuh. Kemudian Ayah saya memberikan MUTIA VCO yang di dapat dari temannya di kantor. Setelah lebih kurang 2  minggu saya meminumnya sehari 3 X 2 sendok  makan , Alhamdulillah batuk-batuk saya sembuh.

- Cica Honorastuti, 24 Th, Sidoarjo, Jawa Timur, Telp : (031) 8663XXX

Sudah 5 tahun saya mengalami SAKIT FLU dan PILEK (ALERGI FLU) setiap pagi hari.  Flu dan pilek ini pasti muncul di pagi hari dan akan hilang dengan sendirinya ketika pagi beralih ke siang hari. Saya juga sering mengalami bersin terus-menerus  dan pilek jika terkena debu saat bersih-bersih rumah. Alhamdulillah saya mengenal MUTIA VCO dan minum sehari 3 x 2 sdk mkn selama lebih kurang 2 bulan  penyakit saya sembuh total dan sekarang tidak pernah muncul lagi keluhan tersebut.

- Risty, 30 Thn, Pegawai Swasta, Yogyakarta

Jika tahun ini anda hanya membeli satu obat untuk mengatasi sakit anda yang telah lama tiada kunjung sembuh, cobalah MUTIA VCO semoga menjadi perantara kesembuhan Anda , Amin 1000 X.

Beragam Testimoni VCO dari berbagai Literatur

Saya tidak pernah berfikiran saya bisa terserang CHRONIC FATIC SYNDROME. Saya sehat, saya memakan apa yang saya anggap sebagai diet yang baik rendah lemak, banyak buah-buahan, dan sayur-sayuran. Namun saya memperhatikan pada saat saya mendekati usia 45 tahun, level energi saya turun secara cepat. Bahkan pekerjaan berkebun paling sedang-sedang saja jadi sangat melelahkan. Setelah 2 jam saya bekerja saya jadi sangat kelelahan dan memerlukan waktu dua hari untuk memulihkannya. Pada setiap pukul 8 malam setiap harinya saya merasa sangat kelelahan meskipun saya hanya bekerja di atas meja. Saya mendapati diri saya pergi tidur semakin lebih sore saja. Hidup jadi lebih lambat dan saya kehilangan energi yang pernah saya punyai sebelumnya.

Saya mulai mencari cara-cara untuk memperbaiki kesehatan saya. Saya belajar tentang MINYAK KELAPA dan mulai memakannya sebagai pengganti minyak-minyak lainnya. Saya melakukan ini bukan untuk mengobati penyakit saya ini namun hanya untuk memperbaiki kesehatan secara menyeluruh. Adalah beberapa bulan kemudian ketika saya memperhatikan bahwa energi yang pernah saya punyai telah kembali.

Saya tidur lebih sedikit namun mempunyai lebih banyak energi. Perbaikan muncul begitu lambat sehingga saya tidak melihat perubahannya sampai setelah beberapa bulan kemudian. Sejak saya mengkonsumsi MINYAK KELAPA saya tidak merasa kelelahan selama seharian, sebagaimana kondisi saya di masa lalu. Saya mempunyai lebih banyak energi dan mencapai lebih banyak, Saya merasa benar-benar sehat.

Buku Terapi Minyak Kelapa , Murray Price, Ph. D

Ibu yang rajin mengurus rumah ini kembali lega. Beberapa bulan yang lalu ia menderita PENYAKIT DARAH TINGGI DAN ASAM URAT. Setiap hari ia merasakan pusing dan jantung berdetak kencang. Selain itu keluhan linu pun sering muncul. Penyakit yang dideritanya lebih dari 3 tahun dan sudah menghabiskan dana yang sudah banyak tetapi tetap tiada kunjung sembuh. Memang sempat sembuh beberapa hari, tetapi penyakitnya kambuh saat obat habis.

Saat ia terbaring dirumah sakit tanpa sengaja membaca surat kabar yang memuat khasiat VCO. Kemudian ia memutuskan untuk menghentikan obat kemudian mencoba beralih ke VCO. Dengan konsumsi secara teratur VCO  setiap hari, maka keluhan-keluahan yang dideritanya semakin berkurang dan membaik. Alhasil usahanya membuahkan kesehatan yang membaik tekanan darahnya normal dan asam urat tidak pernah dirasakan lagi.

Ny. Sumarti, Kudus

PENYAKIT OSTEOPOROSIS yang diderita Bpk. Andi sudah tergolong parah. Penyakit hipertensi juga dideritanya cukup lama. Untuk berdiri dan berjalan ia memerlukan tongkat pembantu. Berbagai susu tinggi calsium beberapa obat yang dianjurkan dokter sudah dikonsumsi untuk mengusir kedua penyakit yang menghambat segala aktifitasnya.

Beberapa bulan yang lalu ia mendapat VCO dari anaknya, kemudian VCO rutin dikonsumsi dan sebulan setelah mengkonsumsi VCO ia merasa badan lebih enak dan tekanan darah mulai normal. Tongkat yang biasa digunakan untuk menyangga badannya mulai ditinggalkan.

Bpk. Andi, Jakarta

Pria pensiunan ini mengalami PENYAKIT PENYEMPITAN PEMBULUH DARAH JANTUNG sudah cukup lama. Akibatnya dada sebelah kiri sering mengalami sesak nafas. Berbagai penyembuhan telah dicarinya mulai obat dokter sampai pengobatan alternative. Namun, semua usahanya tidak mengurangi frekuensi sakitnya tersebut.

Mengetahui VCO diawali dengan membaca sebuah brosur yang dibawa anaknya di sebauh pameran. Awalnya, ia tidak peduli dengan tulisan yang tertera pada brosur. Namun, tanpa sengaja ia bertemu kawan lamanya yang ternyata sudah mengkonsumsi VCO lebih dahulu. Berbekal informasi dari temannya ia mulai mencoba VCO. Setelah rutin mengkonsumsi VCO ia mulai merasakan frekuensi kekambuhan nyeri di dada sebelah kiri berkurang. Dan perubahan positif iti ia meneruskan konsumsi VCO. Saat ini ia merasa nyaman dan tenang karena sesak nafas dan rasa nyeri sudah tidak dirasakan lagi.

Bp. Latif, Semarang

Saya sedih sekali melihat wajah sendiri,” ujar Sandra. Wajahnya penuh JERAWAT AKUT, BERMINYAK dan KUSAM. Munculnya flek-flek hitam melengkapi kesedihan Ibu ini. Dokter spesialis kulit dan ahli kecantikan gagal mengembalikan kecantikannya. Ia mengolesi wajahnya dengan MINYAK KELAPA MURNI. Wajahnya dipijat selama 10 menit dan diseka dengan handuk bersih. Sebulan berselang wajahnya kembali putih berseri-seri dan kinclong.

Trubus – juni 05

Ingin rambut hitam sehat berkilauan ? tiru saja kebiasaan perempuan Menado dulu yang mengoleskan santan kelapa pada rambutnya. Di era modern ini anda dapat menggantinya dengan MINYAK KELAPA MURNI (VCO). Rambut menjadi hitam, sehat, dan bebas ketombe. Sebab VCO mudah diserap lantaran molekulnya kecil sekaligus melembutkan mahkota anda. Rambut-pun tampak berkilauan dan tak kering lagi.

Trubus – juni 05

Tak ada yang menduga kebahagian Yokkie pada pernikahan keponakannya berubah menjadi awal derita. Di tengah pesta pernikahan keponakannya ia jatuh pingsan hingga dua kali, sampai tiba dirumahnyapun ia juga masih mengalami pingsan. Tubuh Yokkie kaku tak bergerak saat dibangunkan, berbicara pun tak sanggup. Yokkie pun dilarikan ke RS Dr. Sutomo. Hari-hari pertama dirumah sakit dokter hanya memberi obet penenang lantaran penyakit sulit diketahui. Selama sehat Yokkie tak pernah divonis mengidap penyakit darah tinggi, kolesterol, jantung, stroke, dan diabetes.

Baru setelah hasil pemeriksaan Laboratorium angka trigliserida dalam darah Yokkie sangat tinggi mencapai 600 mg/dL. Orang awan menyebutnya DARAH KENTAL, normalnya maksimal 150 mg/dL. Di rumah sakit terbaring selama 3 bulan, tak ada perubahan berarti. Paling-paling Yokkie hanya bisa membuka mata tanpa dapat berkomunikasi. Dokter yang merawat pun menjatuhkan vonis PENYAKIT ITU TAK ADA OBATNYA. Hanya motivasi diri, vitamin, dan terapi yang mampu memperbaiki kondisi bapak. Lantaran biaya rumah sakit semakin membengkak Yokkie dibawa pulang dalam kondisi masih sakit.

Saudara kenalan putrinya memperkenalkan VCO kemudian SATU BOTOL 150 ml DIHABISKAN DALAM SATU HARI. VCO ini mulai bekerja selama 2 hari penuh begitu ia mengkonsumsinya. Mulai hari ke-3 keajaiban terasa yaitu RASA SAKIT HILANG, BADAN JADI ENAK, SEDIKIT-DEMI SEDIKIT ANGGOTA TUBUH YOKKIE MULAI BISA DIGERAKKAN. Sebulan mengkonsumsi VCO kaki mulai bisa dipakai untuk berjalan. Dua bulan kemudian ia mampu berjalan mengelilingi komplek rumah dan mulai dapat berkata-kata dengan lancar.

Trubus – juni 05

Di Indonesia VCO telah diperkenalkan awal tahun 2004, popularitas VCO terus melambung. Meningkatnya tren VCO juga melanda Filipina dan India. SECARA EMPIRIS VCO ITU MENYEMBUHKAN BERAGAM PENYAKIT. Siti Zaitin Nur yang MENGIDAP DIABETES MILITUS, ASAM URAT, DARAH TINGGI, GANGGUAN GINJAL dan KOLESTEROL membuktikannya. Sembilan tahun lamanya perempuan pengacara itu mencari kesembuhan ke AUSTRALIA, AMERIKA SERIKAT, dan SINGAPURA. Namun kesembuhan yang diharapkan bagai menjauh. VCO-lah yang akhirnya menuntaskan rombongan penyakit itu.

Demikian pula yang di alami Rudy T. Bobot tubuh berlebih 96 Kg mengantarkan pengusaha muda itu pada PENYAKIT DIABETES MILITUS dan akhirnya DISFUNGSI EREKSI. Ketika obat dokter tak kunjung menyembuhkan, pria 46 tahun itu menoleh ke VCO. TIGA BULAN RUTIN MENGKONSUMSI VCO bobotnya berangsur-angsur turun hingga 82 Kg. Bersamaan dengan itu KADAR GULA DARAHNYA JUGA NORMAL dan DISFUNGSI EREKSI pun berakhir.

Orang-orang seperti Siti Zaitin Noor dan Rudy T  jumlahnya ribuan. Enam bulan terakhir saja tercatat 1112 orang dengan berbagai penyakit sembuh. Itu data sebuah klinik di kawasan Cilandak, Jakarta selatan.

Trubus – juni 05

BIBIR KERING DAN PECAH-PECAH tak cuma mengganggu penampilan. Sakitnya pun kepalang. Akhiri penderitaan itu dengan VCO. Oleskan minyak VCO di bibir pada malam harisebelum tidur. Masalah bibir kering bakal teratasi sehari kemudian. Sedangkan untuk bibir pecah-pecah butuh waktu 2 hari setelah pemakaian. Kini bibir anda lembab dan lembut.

Trubus – juni 05

Hermin 34 tahun perempuan Cianjur selama bertahun-tahun menderita BATUK BERDAHAK. Tubuhnya kurus kering dan bungkuk. Pemeriksaan dokter di Rumah Sakit Cianjur setahun silam memvonis ia menderita TBC.

Ia bertemu dengan temannya yang menyarankan VCO. Pengobatan selama 6 bulan rutin , pada bulan ke 7 Hermin terlihat sehat. Bobot badan meningkat, tubuh dapat tegak, dan dahak pun menghilang.

Trubus – september 05

Akibat menderita PENYUMBATAN PEMBULUH DARAH di sekitar panggul dekat tulang ekor, Untung Sukarji dilarikan ke rumah sakit. Kala rasa nyeri menyerang pada kanan dan pinggul mengakibatkan ia tak sanggup berjalan. Saat berbaring di peraduan pun ia tidak mampu mengubah posisi badan. Beruntung setelah mengkonsumsi 24 botol VCO kemasan 125 ml (3000 ml) selama 2 minggu rutin dan dikombinasi dengan akupunktur kondisinya berlangsung pulih. Kini bahkan sanggup berlari-lari pagi.

Trubus – september 05

Selama 5 tahun menderita PENYAKIT JANTUNG dan DIABETES, hal ini mengakibatkan pendengarannya menjadi berkurang, mata buram, buang hajat sering bercampur darah. Seorang kenalan istri menyarankan minum VCO. Setelah rutin minum VCO selama hamper 5 bulan. Pak Benny kini merasakan kesehatan jantung semakin membaik, gula darahnya kini lebih terkontrol, alhasil badannya terlihat lebih segar, dapat kembali berolahraga secara teratur. Dan lepas ketergantungan terhadap obat.

Bp. Benny, Karyawan Swasta, Bekasi

Sebelumnya saya harus melakukan cuci darah seminggu 2 kali. Namun kini setelah mengkonsumsi VCO saya hanya perlu cuci darah 1 bualan sekali, Insya Alloh semoga dapat segera sembuh.

Bp. Dedy Utomo, Jakarta

Berawal dari kebiasaan menggunakan jarum suntik secara bergilir kala berpesta narkoba membawa Aji divonis PENYAKIT AIDS 3 tahun silam. Aji berbaring tidak berdaya dengan sekujur tubuh, mulut, hingga selangkangan dan kemaluan dipenuhi luka bernanah mengeluarkan darah berbau amis. Daya tahan Aji rontok akibat cengkeraman virus HIV. Candida sp  Cendawan penyebab borok diselangkangan dan kemaluan leluasa bersemayam lantaran tubuh Aji lemah. Cendawan serupa menyebabkan mulutnya seperti mengalami sariawan akut sehingga tidak dapat berbicara. Sarcoma-pun mencabik-cabik kulit Aji hingga radang paru-paru yang khas pada penderita AIDS.

Pihak keluarga langsung merawatkan Aji di sebuah rumah sakit di bilangan JakartaSelatan. Tak ada perubahan berarti, perawatan dipindahkan ke rumah sakit lain di Jakarta pusat dan diberikan sekitar 15 obat suntik dan oral. Termasuk diantaranya obat antiretrovirus, obat standar perawatan pasien AIDS.

Sinar harapan hadir ketika pamannya datang dan miris melihat kondisi Aji. Pamannya memberikan VCO 70 ml, Aji-pun menengguk VCO 70 ml tersebut selama 3 hari berturut-turut. Pada hari ketiga luka-luka mongering. Penggunaan tetap dibarengi dengan obat-obat medis dari rumah sakit. Seminggu berselang kondisi Aji berangsur pulih. Sariawan dimulut sembuh, bintil bernanah di sekujur tubuh hingga selangkangan dan kemaluan pun menghilang. Tubuh menjadi lebih segar sehingga ia diperbolehkan pulang. Kini setelah 2 bulan rutin mengkonsumsi VCO Aji sudah bisa kembali beraktifitas.

Aji Dharma, Trubus, September 2005

Sa’dan bagai menanti dentang lonceng kematian. Pria berbadan tegap itu koma dan terbaring lemah di rumah sakit. Separuh tubuh lumpuh dan mati rasa. kondisi kesehatan pria 68 tahun ini memburuk. Malam pada pertengahaan 2002, bungsu 3 bersaudara itu pusing hebat, muntah-muntah, kejang, demam, hingga koma. Keluarganya membawa pria 5 cucu itu ke RSUD Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Dua hari disana kondisinya tidak kunjung membaik. Putra-putrinya memutuskan mengirim sang ayah ke Mahkota Medical Center Malaka, Malaysia. Di meja dokter ahli Sa’dan menjalani CT scan dan magnetic resonance imaging untuk mendeteksi penyakit. Hasil pemeriksaan menunjukkan Sa’dan menderita PENYAKIT STROKE alias penyumbatan aliran darah ke otak.

Demi kesembuhan Sa’dan dirawat 45 hari di rumah sakit. Kondisi kesehatannya membaik tetapi Cuma sesaat. Konsumsi obat-obatan itu malah berdampak buruk. Lambung sa’dan mengalami pendarahan karena terifeksi plaviks. Obat itu berfungsi sebagai pengencer darah khusus penderita stroke demi mencegah pembukuaan darah.

Pucuk di cinta ulan pun tiba. Suatu ketika saat keluarga hampir putus harapan mencari kesembuhan. Putra Sa’dan membaca tulisan tentang KHASIAT VCO di TRUBUS. Di situ diterangkan salah satu manfaat VCO ialah untuk mengatasi STROKE.

Sebulan mengkonsumsi VCO tubuh bagian kanan yang semula mati rasa mulai bisa digerakkan. Jemari tangan kanan mulai kokoh menggenggam sesuatu. Kaki kiri dan kaki buatan mulai bisa menumpu bobot badan. Sa’dan tak lagi kesulitan belajar. Senyum cerah pun kembali terkembang berkat VCO. Gejala serangan stroke tak pernah lagi dirasakan. Kursi roda yang setia menemani hari-harinya kini Ia tinggalkan .

Trubus – Desember 2005

Belakangan ini Hj Empat Pathonah terlihat begitu sibuk memesan busana baru pada penjahit langganan. Itu bukan semata-mata karena Idul Fitri datang menjelang. Baju-baju milik Pathonah yang tersimpan di lemari kedodoran semua. Maklum ibu 3 anak itu kini memang menjadi lebih langsing. Dua bulan rutin mengkonsumsi VIRGIN COCONUT OIL, bobot tubuh melorot dari 77 kg menjadi 72 kg.

Perubahan itu jelas membuat kelahiran 16 Juli 1951 itu senang bukan kepalang. Saat masih berbobot 77 kg, Pathonah kerap merasa tersiksa. “Kaki dan paha gampang pegal, tangan terasa kaku,” tuturnya. Buat Pathonah, tubuh yang ekstrabesar terasa berat dibawa ke sana ke mari. Belum lagi bila letih luar biasa mendera. Tekanan darah melonjak hingga 150 mg/dl. Kepala pun berdenyut. Kalau sudah begitu aktivitas sehari-hari ibu 3 anak itu sebagai bidan di sebuah puskesmas di pusat kota Tasikmalaya menjadi terganggu. Bobot tubuh di atas ideal membuat istri HR Ruchiat itu kerap merasa kurang percaya diri. Lemak menumpuk di kaki, tangan, dan perut. “Kalau paha dipijit kelihatan seperti kulit jeruk. Tebal dan pori-porinya besar-besar, tanda banyak lemak,” kata Pathonah.

Berikutnya, ia mencoba mengubah pola makan. Makanan mengandung lemak seperti daging, jeroan, dan usus dihindari. Ia lebih banyak mengkonsumsi berbagai jus seperti jambu batu, apel, wortel, ditambah nanas. Sari buah dan sayuran itu diseruput pagi atau malam hari sebagai pengganti sarapan dan makan malam. Pathonah memang membatasi diri untuk tidak makan setelah Maghrib.

Pucuk dicinta ulam tiba. Suatu hari pada Agustus, Pathonah menghadiri sebuah acara rapat kerja kebidanan di Bandung. Di sela-sela acara itu ada presentasi mengenai VCO. DI SANA DIPAPARKAN BAHWA VCO BERKHASIAT BAGI KESEHATAN, TERMASUK DI ANTARANYA MENGATASI OBESITAS. TANPA BANYAK PERTIMBANGAN PEREMPUAN 54 TAHUN ITU LANGSUNG MENCOBA VCO DAN DIBARENGI DENGAN POLA DIET SEHAT. HASILNYA DALAM HITUNGAN 2 BULAN BOBOT TUBUH MELOROT DARI 77 KG MENJADI 72 KG ALIAS TURUN 5 KG. “Baju-baju sekarang longgar semua ,” kata Pathonah. Lemak yang menumpuk di paha dan pangkal lengan berangsur hilang. Hanya di bagian perut yang masih terlihat gemuk. Saat bobot turun, tekanan darah pun ikut terkontrol. Kini tekanan darahnya bertahan di angka 130 mg/dl.

Sumber : www.trubus-online.com

Di toilet Drs. Hendarto menyeringai menahan nyeri tak terperikan. Bagian bawah pusarnya yang mengeras sakit bukan kepalang. Ia tengah berkemih, tetapi urine yang keluar sedikit demi sedikit dengan interval panjang. “Saya mengira hanya anyang-anyangan,” ujar konsultan lingkungan itu. Tiga bulan berlalu, kesulitan berkemih tak kunjung berakhir. Kemudian ia berobat ke Rumah Sakit Islam Jakarta. Diagnosis dokter ia mengidap PENYAKIT PROSTAT.

Dokter menutuskan untuk mengoperasi Hendarto, tetapi Hendarto belum memutuskan untuk menerima atau menolak operasi. Pada hari ke-16 dokter telah mempersiapkan perlengkapan operasi. Namun Hendarto menolak operasi. “Informasi dari dokter kerabat saya, saat itu 90% operasi gagal dan menyebabkan disfungsi ereksi,” katanya. Hendarto akhirnya kembali ke rumah. Obat-obatan dokter terus di konsumsi untuk mempercepat kesembuhan. Sayang, setelah obat-obatan habis gangguan sulit berkemih kembali terjadi.

Kemudian istri Hendarto membaca iklan VCO di media massa, dalam iklan tersebut disebutkan khasiat-khasiat VCO. Dan istrinya membeli VCO dibilangan Jakarta. Untuk pertama VCO dikonsumsi oleh anggota keluarga lain yang menderita asam urat akut. Setelah rutin mengkonsumsi VCO kondisi penderita membaik. Setelah itu barulah Hendarto tergerak minum VCO. Ia tak tanggung-tanggung meminumnya. Kadang karena buru-buru hendak ke kantor, ia menenggak VCO langsung dari botol.

Sehari-hari dengan minum VCO dosis banyak tidak berdampak buruk justru rasa sakit ketika berurine berangsur-angsur hilang dan sembuh.

Trubus – Desember 2005

Pasien itu sebut saja Anita- mengalami PENYAKIT TBC TULANG SEKALIGUS MENGALAMI GANGGUAN FUNGSI LEVER sehingga obat-obatan anti TPU seperti Ethambutol HCL dan Pyrazinamide tidak diberikan. Obat itu mengganggu fungsi LEVER sehingga menyebabkan peningkatan enzim lever beberapa kali lipat. Padahal lever berperan penting dalam menetralisir racun.

Dalam hal ini kondisi Anita amat mengenaskan. Ia lumpuh, tubuh kurus, bobotnya Cuma 45 kg. VCO dikonsumsi sebelum makan, setelah makan barulah menelan obat-obatan dokter. Dua pekan kemudian, ketika kontrol bobot tubuhnya naik 1 kg. Peningkatan bobot tubuh salah satu parameter keberhasilan pengobatan TBC. Nafsu makan bertambah baik. Sebulan kemudian naik lagi 2 kg. Penambahan VCO memberikan hasil yang memuaskan. 3 bulan berselang, Anita sudah dapat berjalan lagi.

Trubus – April 2005

Suatu hari di penghujung 1997 saat kondisi tengah prima, Adi Sasono mengiyakan tawaran untuk uji kesehatan di Laboratorium. Alih-alih memperoleh bukti kebugaran yang di dapat malah kabar buruk. VIRUS HEPATITIS C telah bersarang di dalam tubuh. Untuk mencari kesembuhan RS Mount Elisabeth pun disambangi. Gagal di Singapura, RS Loyola, Chicago, Amerika Serikat – tempat para hepatologis terbaik di dunia – menjadi tumpuan harapan. Lelah melanglang buana, perjalanan terakhir di Yogyakarta, tempat pertama Adi meminum VCO. RUTIN MENGKONSUMSI VCO VIRUS HEPAR PUN HENGKANG DARI ORGAN HATINYA.

Mantan Menteri Koperasi dan Pengusaha Kecil Menengah Kabinet Reformasi Pembangunan Presiden Habibie itu tak merasakan gejala apa pun sebelumnya. Ia tak mengenal rasa sakit diseputaran ulu hati seperti pengidap HEPATITIS C lainnya. Namun, rupanya tubuh mantan ketua ICMI itu laiknya menyimpan bom waktu. Tes kesehatan di klinik Pramita Surabaya memperlihatkan virus Hepatitis C, awal dari sirosis alias kanker hati bersarang di badan. “Baru terasa setelah minimal 26 minggu karena masa inkubasi virus memakan waktu lama,”Sejak diketahui mengidap Hepatitis C ia baru merasakan kehadiran sang penyakit 2 tahun kemudian. Itu artinya penyakit telah beranjak menjadi kronis.

Trubus – Desember 2005

Perkenalan dr H. Hardhi Pranata SpSMARS dengan VCO terjadi di Gorontalo. Saat itu Juli 2005 ia mengikuti kunjungan kerja Presiden Susilo Bambang Yudoyono. Di temani Gubernur Gorontalo H Fadel Muhammad, mereka mengunjungi pavillun pameran pertanian yang menjajakan VCO. Seperti dituturkan Hardhi, saat itu presiden memerintahkan , “Dokter Hardhi tolong ini (VCO ,red) diteliti.”

Hardhi pun menjadikan dirinya sebagai “kelinci percobaan “. Pertengahan tahun lalu  virus Influenza banyak menyerang. “Keluarga saya mudah terserang flu, termasuk saya sendiri,” ujar dokter pribadi presiden itu. Sebelum minum VCO, dokter spesialis syaraf itu mengecek kondisi kesehatannya. Kadar Trigleserida 325 mg/dl, kolesterol HDL 40 mg/dl.” Ada yang saya khawatirkan karena ginjal saya jelek , serum kreatinin saya tinggi 1,44 mg%,” ujar alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga itu.

Jeleknya ginjal lantaran sang dokter kerap menelan obat sakit kepala. “Ini lucu, saya mengobati (orang) sakit kepala, tapi malah saya sakit kepala. Saya tahu obatnya yang mengancam ginjal saya. Ia minum VCO dan 3 bulan berselang ia kembali mengecek kondisi kesehatannya.

Hasilnya ? Kadar Trigleserida turun menjadi 200 mg/dl, HDL – acap disebut kolesterol baik naik menjadi 53 mg/dl. Sedangkan kadar serum kreatinin turun menjadi 0,9 mg %. Setelah minum ini (VCO, red) relative tidak pernah sakit kepala. Ia juga memberikan VCO kepada anggota keluarga lain. Efeknya kesehatan mereka bagus.

Hasil itulah yang akhirnya dilaporkan kepada presiden. Menurut dokter berusia 54 tahun itu, presiden amat mendukung VCO. Setelah itu dr Hardhi meresepkan VCO kepada pasien-pasiennya.

Trubus – April 2005